Monday, February 1, 2016

Variabel dalam PHP

Variabel adalah wadah untuk menyimpan informasi.

Dipost ini kita akan belajar cara menggunakan variabel dalam PHP, variabel dimulai dengan tanda $, diikuti dengan nama variabel:

Contoh
<?php
$txt = "Hello world!";
$x = 5;
$y = 10,5;
?>

Setelah eksekusi pernyataan di atas, variabel $txt akan memegang nilai Hello world!, variabel $x akan memegang nilai 5, dan variabel $y akan memegang nilai 10,5.

Catatan: Bila anda menetapkan nilai teks (tulisan huruf) ke variabel, maka harus diapit oleh tanda kutip.

Catatan: Tidak seperti bahasa pemrograman lain, PHP tidak memiliki perintah untuk mendeklarasikan variabel. Hal ini dibuat saat Anda pertama menetapkan nilai untuk itu.

Variabel PHP
Sebuah variabel dapat memiliki nama pendek (seperti x dan y) atau nama yang lebih deskriptif (usia, carname, total_volume).

Aturan untuk variabel PHP:
  • Sebuah variabel dimulai dengan tanda $, diikuti dengan nama variabel
  • Sebuah nama variabel harus diawali dengan huruf atau karakter garis bawah
  • Sebuah nama variabel tidak dapat memulai dengan angka
  • Sebuah nama variabel hanya dapat berisi karakter alpha-numerik dan garis bawah (A-z, 0-9, dan _)
  • Nama variabel adalah case-sensitive ($ umur dan $ AGE adalah dua variabel yang berbeda)

Variabel Output

PHP echo adalah pernyataan yang sering digunakan untuk output data ke layar.

Contoh berikut akan menunjukkan bagaimana output teks dan variabel:

Contoh
<?php
$txt = "trikcodingphp.blogspot.co.id";
echo "Saya suka $trikcodingphp.blogspot.co.id!";
?>

Contoh berikut akan menghasilkan output yang sama seperti contoh di atas:

Contoh
<?php
$txt = "trikcodingphp.blogspot.co.id";
echo "Saya suka". $trikcodingphp.blogspot.co.id. "!";
?>

Contoh berikut akan menampilkan jumlah dari dua variabel:

Contoh
<?php
$x = 5;
$y = 4;
echo $x + $y;
?>



PHP adalah bahasa yang mudah diketik
Dalam contoh di atas, perhatikan bahwa kita tidak harus memberitahu PHP yang tipe data variabel tersebut.

PHP secara otomatis mengkonversi variabel dengan jenis data yang benar, tergantung pada nilainya.

Dalam bahasa lain seperti C, C ++, dan Java, programmer harus menyatakan nama dan jenis variabel sebelum menggunakannya.

Variabel PHP Lingkup
Dalam PHP, variabel dapat dideklarasikan di mana saja di script.

Ruang lingkup variabel adalah bagian dari script di mana variabel dapat direferensikan / digunakan.

PHP memiliki tiga lingkup variabel yang berbeda:
  • lokal
  • global
  • statis

Global dan lokal Lingkup
Sebuah variabel dideklarasikan di luar fungsi memiliki SCOPE GLOBAL dan hanya bisa diakses di luar fungsi:

Contoh
<?php
$x = 5; //Lingkup global

Fungsi mytest () {
    //Menggunakan x di dalam fungsi ini akan menghasilkan kesalahan
    echo "<p> Variabel x dalam fungsi adalah: $x </ p>";
}
mytest ();

echo "<p> Variabel x luar fungsi: $x </ p>";
?>

Sebuah variabel dideklarasikan dalam fungsi memiliki SCOPE LOKAL dan hanya dapat diakses dalam fungsi yang:

Contoh
<?php
Fungsi mytest () {
    $ x = 5; //Lingkup lokal
    echo "<p>Variabel x dalam fungsi adalah: $x </ p>";
}
mytest ();

// Menggunakan x di luar fungsi akan menghasilkan kesalahan
echo "<p>Variabel x luar fungsi: $x</ p>";
?>

Catatan Anda dapat memiliki variabel lokal dengan nama yang sama dalam fungsi yang berbeda, karena variabel lokal hanya diakui oleh fungsi di mana mereka dinyatakan.

PHP Kata Kunci global
Kata kunci global digunakan untuk mengakses variabel global dari dalam fungsi.

Untuk melakukannya, gunakan kata kunci global sebelum variabel (dalam fungsi):

Contoh
<?php
$x = 5;
$y = 10;

Fungsi mytest () {
    $x global, $y;
    $y = $x + $y;
}

mytest ();
echo $y; //Output 15
?>

PHP juga menyimpan semua variabel global dalam sebuah array disebut $GLOBALS [index]. Indeks memegang nama variabel. Array ini juga dapat diakses dari dalam fungsi dan dapat digunakan untuk memperbarui variabel global secara langsung.

Contoh di atas dapat ditulis ulang seperti ini:

Contoh
<?php
$x = 5;
$y = 10;

Fungsi mytest () {
    $GLOBALS ['y'] = $GLOBALS ['x'] + $GLOBALS ['y'];
}

mytest ();
echo $y; //Output 15
?>

PHP Kata Kunci Statis
Biasanya, ketika fungsi selesai / dieksekusi, semua variabel akan dihapus. Namun, terkadang kita ingin variabel lokal tidak akan dihapus. Kami membutuhkannya untuk pekerjaan lebih lanjut.

Untuk melakukannya, gunakan kata kunci statis ketika Anda pertama kali mendeklarasikan variabel:

Contoh
<?php
Fungsi mytest () {
    static $x = 0;
    echo $x;
    $x++;
}

mytest ();
mytest ();
mytest ();
?>

Kemudian, setiap kali fungsi dipanggil, variabel akan masih memiliki informasi yang terkandung dari terakhir kali fungsi dipanggil.

Catatan: variabel tersebut masih lokal untuk fungsi.

No comments:

Post a Comment